Kesenian Ludruk

Kesenian ludruk tampaknya mulai tenggelam majunya perkembangan zaman era globalisasi.  Kesenian tersebut kini sudah jarang terlihat dipentaskan, bahkan terancam punah. Padahal dulu setiap satu minggu sekali selalu di siarkan oleh TVRI Depot Jamu Cak Kirun. Cak kirun dan kawan-kawan popularitasnya melonjak dan bisa mngangkat nama besar kesenian Ludruk.

Kesenian Ludruk resmi berasal dari Jawa Timur, ludruk merupakan suatu
drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang dipertontonkan di sebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan, dan sebagainya. Ludruk indentik dengan banyolan-banyolan yang menggelitik, akan tetapi tidak akan melupakan topik dari cerita tersebut.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Bapak Jero Wacik mengatakan dahulu kesenian ludruk cukup terkenal dan digandrungi masyarakat Indonesia. Tetapi sekarang menurun dengan perubahan zaman karena tergusur seni modern. Anak-anak saat ini lebih sering melihat Internet, Facebook dan Twiter daripada melihat ludruk. Untuk mengantisipasi dan melestarikan kesenian Ludruk, pihak Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata sudah menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan Kementerian BUMN. Hal itu dimaksudkan untuk pengembangan kesenian dan kebudayaan di Indonesia, salah satunya yaitu kesenian ludruk.

Sebagai warga negara Indonesia, seharusnya kita bangga dengan kesenian lokal kita, kita semua diberi warisan oleh leluhur berupa kebudayaan yang beraneka ragam. Paling tidak kita harus menjaga agar kesenian tersebut tetap langgeng sampai anak cucu kita ! kalau bukan kita siapa lagi yang akan meneruskan kebudayaan tersebut ?


Previous
Next Post »

Mohon maaf nggih, silahkan berkomentar menggunakan open ID dan akun Google, komentar anonymous dan link hidup akan saya hafus, mohon pengertiannya, matur nuwun. ConversionConversion EmoticonEmoticon