Tehnik Dasar Sebelum Menekuni Dunia Vokalis

Menjadi vokalis yang baik harus mengetahui, memahami dan menggunakan organ-organ tubuh secara benar. Pemeliharaan organ-organ tubuh sangatlah penting agar suara tidak rusak atau terganggu karena kesalahan yang kita sengaja. Mutu suara ditentukan oleh organ-organ suara yang ada di dalam tubuh, seperti mulut, tenggorokan, pita suara dan organ lainnya. Apabila kita menekuni bakat vokalis, kita harus menjaga organ-organ tersebut agar saat perform bisa maksimal. Berikut adalah organ organ penting tersebut :
  • Sumber suara manusia yaitu pita suara berbentuk selaput tipis merentang pada pangkal tenggorokan. Semakin kita sering mengolah vokal maka secara langsung karakter suara kita akan terbangun.
  • Ruang resonasi, yaitu rongga tenggorokan, mulut, hidung dan dada. fungsi resonator tersebut membantu getaran suara menjadi kuat.
  • Alat pernapasan, yaitu organ paru-paru yang didalamnya terdapat gelembung yang disebut Bronchi sebagai penampung suara. Didalam pengetahuan medis Bronchi adalah tabung yang mengarah dari trakea ke paru-paru. Fungsinya adalah untuk memindahkan air ke kiri dan kanan paru-paru.
  • Pernapasan, Pernapasan disini berbeda dengan definisi diatas, pernafasan untuk mengatur masuk dan keluarnya udara melalui paru-paru. Seorang vokalis harus pandai mengatur pernapasan agar tidak mudah lelah.
  • Alat-alat motorik atau alat penggerak, yaitu otot-otot sekitar punggung diagfragma dan dada.
Tehnik Dasar Sebelum Terjun Di Dunia Vokalis

Selain organ-organ diatas, suara juga dikung beberapa tehnik vokal agar bisa menghayati sebuah lagu yang di nyanyikan. adapun tehnik-tehnik tersebut sebagai berikut :
  • Intonasi merupakan salah satu dasar yang penting untuk seorang vokalis karena tanpa intonasi yang baik suara yang dihasilkan akan fals dan tidak enak untuk didengar. Dengan intonosai yang benar akan menghasilkan suara yang jernih, nyaring dan enak untuk didengarkan.
  • Artikulasi adalah mengucapkan kata-kata dalam bernyanyi agar lagu yang dinyanyikan dapat dipahami oleh pendengarnya. Sikap badan yang benar akan membantu memperlancar sirkulasi udara sebagai pendorong utama sauara. sikap yang benar itu sendiri seperti kepala harus tegak pandangan kedepan, punggung harus lurus, dada sedikit membusung, kedua kaki terpancang kukuh dan kaki sedikit renggang. Mulut harus benar benar mengucapkan tek lagu harus benar, posisi yang salah akan mengganggu proses pembentukan suara. Bentuk dan posisi yang salah pada waktu menyanyi akan berakibat suara menjadi pekak, lemah dan tidak nyarisng.
  • Resonansi adalah gejala bunyi yang keluar karena udara paru-paru tidak dapat rintangan. Jenis dan macam vokal tergantung dari posisi bibir, tinggi rendahnya lidah dan maju mundurnya lidah. Contoh tehnik pembentukanvokal seperti mengucapan O, U, A, I, E harus benar.
  • Pernapasan adalah keluar masuknya udara kedalam paru-paru. Udara yang dimasukkan saat bernyanyi lebih banyak persediaannya di banding persediaan untuk benapas dalam sehari-hari. maka oleh sebab tiu, usahakan untuk mengisi paru-paru sebanyak mungkin saat bernyanyi. Suara vokalis pun berbeda-beda karakternya, ada yang menggunakan tehnik pernapasan dada, perut dan diafragma.
  • Pembawaan lagu juga harus diutamakan, jangan sampai berlebihan dalam menyanyikan sebuah lagu. Sebelum bernyanyi harus di pahami dulu apakah lagu tersebut melankolis, ceria, mars dan tipe lagu lainnya.
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menginterpretasikan karya musik harus dipenuhi juga, seperti tema lagu, unsur-unsur musik pesan dan kesan yang disampaikan sebuah lagu.

Previous
Next Post »

Mohon maaf nggih, silahkan berkomentar menggunakan open ID dan akun Google, komentar anonymous dan link hidup akan saya hafus, mohon pengertiannya, matur nuwun. ConversionConversion EmoticonEmoticon